Ore no iinazuke ni natta jimiko, ie de wa kawaii shika nai Chapter 31 Bahasa Indonesia

Now you are reading Ore no iinazuke ni natta jimiko, ie de wa kawaii shika nai Bahasa Indonesia Chapter 31 at Kuma Translator.

Aku Mencoba Merawatnya ,Tapi Aku Tidak Bisa Membuat Bubur Nasi Bagian 1

 

 

“Iya. Aku pikir itu adalah Scipio Agung. ”

 

Guru tiba-tiba mengajukan pertanyaan kepada Yuuka, tetapi meskipun begitu, dia bisa menjawab tanpa ragu-ragu.

 

Kemudian, saat Yuuka mencoba untuk duduk kembali…

Dia memukul sikunya di mejanya.

 

“Ah… maafkan aku…”

 

Yuuka menundukkan kepalanya dan kembali ketempat duduknya, dengan cepat mencoba membuka bukunya dengan panik.

 

“…..?”

 

Untuk beberapa alasan, melihat tindakan Yuuka membuatku merasa ada sesuatu yang tidak pada tempatnya.

 

Bagaimana aku harus mengatakan ini … aku kira aku bisa menyebutnya intuisi seorang tunangan??

 

 

* Batuk * * batuk *

“Aku tahu itu…”

 

Begitu kami sampai di rumah, aku dengan paksa menyerahkan termometer pada Yuuka dan menyuruhnya mengukur suhunya.

 

Dan haruskah aku mengatakan bahwa aku mengharapkan ini? Layar menunjukkan suhu tubuhnya, jelas lebih tinggi dari biasanya.

“Yuuka … kau sakit.”

“A-aku tidak sakit! ini hanya kenaikan suhu karena cuaca! ”

“Bukankah itu lebih menakutkan dari pada flu ?!”

 

Mengapa dia begitu keras kepala dan menolak untuk mengakui bahwa dia sedang sakit?

 

“Aku baik-baik saja! Aku akan membuat makan malam sekarang! ”

“Tunggu tunggu!”

 

Aku buru-buru menghentikan Yuuka, yang mencoba menuju dapur dengan langkah goyah.

 

“Muu! Jangan hentikan aku! Aku akan membuat makan malam! ”

“Tidak apa-apa, aku akan membuat makan malam hari ini.”

 

“Membuat makanan adalah pekerjaanku! Tugas Yuu-kun adalah memakan makanannya! ”

“Tapi, kau tidak enak badan…”

“Aku baik-baik saja! Tubuhku memanas karena aku sedang bersemangat di sini! ”

“Tidak, kau sedang sakit. ”

 

Pipinya memerah, dan terkadang dia batuk-batuk.

Faktanya, cara dia berbicara secara umum tampaknya juga mengalami kemunduran.

 

Jelas sekali bahwa Yuuka sedang sakit, tapi dia menolak untuk mengakuinya.

Tapi… dia terlihat sangat lemah dan lesu. Membuatnya memasak makan malam seperti ini juga…

 

“Ah.”

“Apa? Asal kau tahu saja, apa pun yang kau katakan padaku, aku tetap akan melakukan pekerjaanku! ”

“Yuuka, bukankah ini … acara khusus pasangan menikah?”

“Acara khusus pasangan menikah ..?”

Yuuka mengernyitkan alisnya mendengar kalimat itu.

Oke, aku pikir aku sudah menguasai hal ini dengan baik.

“Benar. Seorang istri yang biasanya menjaga suaminya, tapi sayangnya jatuh sakit.”

“Ya, ya.”

“Jadi sang suami berpikir, ‘Kami hanya melakukan peran kami sendiri. Jadi di saat-saat seperti ini, bagaimana jika kami melakukan sesuatu yang di mana kami bertukar tempat? ‘ . ”

“Jadi…”

“kita bertukar peran!”

“… mereka seperti kita?”

“Yah, kau kurang tepat, tapi kurasa itu gambaran umumnya.”

 

Bahkan setelah semua itu, Yuuka meletakkan tangannya di dagunya dan mengerang, masih terlihat enggan.

Astaga, dia begitu keras kepala di sini.

 

Tapi tetap saja, mengingat kesehatan Yuuka yang buruk, aku juga tidak bisa mundur ke sini.

Aku memutuskan diriku sendiri saat aku meletakkan kedua tanganku di bahu Yuuka dan menatap langsung ke matanya.

 

“Yuuka.”

“Y-ya?”

 

Wajah Yuuka memerah saat ujung hidung kami hampir bersentuhan.

Aku terus menatap wajahnya dan aku mulai menjelaskan.

 

“Pasangan yang sudah menikah saling membantu, kan? Ketika menikah, aku yakin ada saatnya istri akan merasa lemah atau sakit, dan suaminya yang akan membantunya. Karena itulah… Biarkan aku merawat mu , seperti yang harus dilakukan seorang suami untuk istrinya. “

“A-Aku akan dirawat oleh Yuu-kun… dengan cara khusus ..?”

“Untuk beberapa alasan, rasanya kau menyiratkan sesuatu yang sama sekali berbeda ?! Nyatanya, kau tidak lagi berbicara dengan jelas! ”

“Aku tidak tahu! Tapi, dirawat oleh Yuu-kun… ”

 

Dan begitu saja, aku berhasil mendapatkan persetujuan Yuuka …

… sebelum Yuuka jatuh pingsan tepat di depanku!

 

 

Untuk saat ini, aku menggendong Yuuka, dia sepertinya mengalami semacam mimpi buruk, saat tiba di kamarnya, Aku dengan hati-hati membaringkannya di kasurnya.

Kemudian, aku meletakkan beberapa kantong es di dahinya.

 

Aku sudah menyiapkan secangkir teh di samping tempat tidurnya. Ini akan membantunya menghidrasi dirinya sendiri saat dia bangun.

Dan untuk lebih yakin, aku juga punya minuman Jello disini.

 

Baik. Untuk saat ini, ini seharusnya cukup baik untuk merawatnya.

 

… Jadi mulai sekarang, neraka sejati menanti ku.

 

“Aku memang bilang aku akan membuat makan malam, tapi …”

Aku tidak bangga dengan ini, tapi level memasak ku masih di level awal, level 1.

 

Aku kurang lebih tinggal sendiri sebelum Yuuka datang, tapi…

Aku sangat buruk dalam memasak sehingga aku menyerah dan membeli makanan di toko serba ada.

 

Namun, aku berurusan dengan Yuuka, yang sedang sakit sekarang.

Jelas, aku harus memberinya sesuatu yang baik untuk pencernaan dan kesehatannya.

 

…Baik!

 

“…Ah. Halo, Nayu? ”

『… Haaah … Apa?』

Dari sisi lain ponselku, aku bisa mendengar suara adikku, jelas terdengar tidak senang dan cemberut.

Tapi saat ini, satu-satunya orang yang bisa aku andalkan … adalah Nayu.

 

“Yuuka sedang tidak enak badan sekarang. Jadi aku ingin membuat sesuatu yang sehat dan baik untuknya. Nayu, aku cukup yakin kau bisa memasak kan? ”

『Untuk sebagian besar, ya.』

“Kalau begitu, ajari aku cara memasak sesuatu!”

“Tidak. Terlalu merepotkan. 』

“Aku harap kau entah bagaimana dapat menemukannya di hati mu untuk mengajari ku cara memasak sesuatu.”

“Tidak. Apakah itu sesuatu yang kau tanyakan dari adik perempuanmu? Apakah kau bercanda? kau tinggal sendiri sebelumnya, kan? 』

“Meskipun memalukan, kaubenar, tapi … maksudku, ayolah. Ini darurat …”

『Serius, cukup google saja.』

 

*klik*

 

Nayu dengan kejam meninggalkanku dengan beberapa kata itu dan menutup telepon.

Betapa saudari tak berperasaan yang kumiliki…

 

“Haaah… Kurasa aku hanya perlu meng-google-nya…”

 

Menaruh tanganku di meja dapur, aku menghela nafas panjang.

 

… Hmm?

aku melihat buku catatan di sudut konter.

『Buku resep rahasia Yuuka! ☆』 tertulis di sampulnya.

 

“Buku resep..?”

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *