My Wife in The Web Game is a Popular Idol Chapter 16 Bahasa Indonesia

Now you are reading My Wife in The Web Game is a Popular Idol Bahasa Indonesia Chapter Ch.16 at Kuma Translator.

“Itu sebabnya, aku ingin kalian berdua menjelaskan hubungan kalian kepadaku.”

Kami dibawa ke ruang tamu dan disuruh duduk di kursi, di mana kami ditanyai oleh “Mizuki Kasumi”-san, yang duduk di seberang meja menghadap kami.

Kasumi-san memelototi kami dengan tangan disilangkan.

Menurut Rinka, Kasumi-san memiliki kepribadian yang riang dan sepertinya dia adalah wanita yang tidak peduli dengan detail.

Tapi tetap saja, dia akan marah jika dia kesal.

“…….”

Mataku tertunduk, tapi diam-diam aku mengangkat kepalaku untuk melihat Kasumi-san

Dia sangat cantik.

Rambutnya, yang terbentang di bawah bahunya, tampaknya telah ditata dengan hati-hati, dan terlihat berkilau dan halus.

Secara alami, wajahnya sangat cantik.

Keseluruhannya adalah seperti seorang Onee-san.

Ketiga saudara perempuan Mizuki memiliki kepribadian yang sangat berbeda, sungguh.

“Hmm? Apakah ada sesuatu di wajahku?”

“Tidak, tidak ada apa-apa.”

Aku ingin bilang bahwa dia memiliki mata dan hidung yang indah di wajahnya, tapi aku memutuskan untuk segera berhenti.

Aku merasa seperti akan ditinju jika aku aku mengatakan itu.

Ngomong-ngomong, Nonoa-chan sedang tidur di kamar Rinka.

“Jadi Rinka. Siapa orang ini?”

“Ayanokouji Kazuto-kun. anak laki-laki di kelas yang sama denganku.”

“Hmm. Apakah kalian berpacaran?”

“……”

Rinka terdiam.

Aku berharap dia akan mengatakan sesuatu seperti, ‘Kami tidak hanya berpacaran, kami adalah pasangan yang sudah menikah.’

Rinka menunduk dan tidak mencoba melakukan kontak mata dengan adiknya.

Sungguh pemandangan yang langka.

“Aku bisa menebak hubungan kalian, tapi… Rinka, membawa laki-laki ke rumah bukanlah ide yang bagus, tahu?”

“Iya, aku tahu.”

“Apa yang akan kau lakukan jika publik mengetahuinya? kau akan membuat semua orang dalam masalah.”

“……”

Rinka tidak bisa mengatakan sepatah kata pun karena perkataan kakaknya.

Suasana ini sangat berat …

Saat aku memikirkan itu, Kasumi-san menanyakan sesuatu yang mengejutkan dengan suara berbisik.

“Aku akan bertanya pada kalian, apakah kalian sudah melakukan s*x?”

“”Bufffffff!””

Rinka dan aku sama-sama terkejut saat mendengar pertanyaan Kasumi-san.

Apa yang orang ini tanyakan dengan wajah datar?

“T-tunggu, Onee-chan…!”

“Oh, belum. Lalu bagaimana dengan ciumannya?”

“”……””

“Eh, belum ya? Jadi hubungan seperti apa yang kalian miliki?”

Kami hanya pasangan suami istri dalam game.

Saat aku melihat Kasumi-san yang terkejut, aku menggumamkannya dalam pikiranku.

“Ermm, jadi kalian pacaran, kan?”

“Kami lebih seperti pasangan daripada berpacaran.”

“……Hah?”

Akhirnya, Rinka mengatakannya.

Kasumi-san membuat ekspresi yang sedikit bingung.

“Kami mengenal satu sama lain melalui game internet yang bernama Black Plains.”

“Ah~ benar, Rinka sudah menyukai game internet sejak SMP.”

“Itu benar. Di situlah Kazuto-kun dan aku menikah.”

“Hmmm.”

“……”

“Eh, itu saja?”

“Mnm ..”

Rinka mengangguk acuh tak acuh pada Kasumi-san, yang bertanya sambil berkedip.

Aku bisa mengerti apa yang Kasumi-san pikirkan.

Mungkin dia berpikir bahwa Rinka dan aku berpacaran di belakangnya dan kami diam-diam bertemu.

“Jadi, tentang itu. Apakah kalian berpacaran di kehidupan nyata juga?”

“Kami menikah dalam game, jadi tentu saja, kami adalah pasangan yang sudah menikah bahkan dalam kehidupan nyata, kan?”

“Aku tidak tahu apa yang dibicarakan adik perempuanku ini.”

…… Kupikir ini mungkin pertama kalinya aku mendengar reaksi seperti itu.

Itu adalah reaksi normal yang seharusnya.

“Onee-chan tidak akan mengerti. Betapa dunia game dapat melampaui dunia nyata dalam hal interaksi dari hati ke hati.”

“……… Ayanokouji-kun, kan? Bagaimana menurutmu?”

Dia mengubah topik pembicaraan denganku.

Sepertinya dia memutuskan bahwa dia tidak bisa melakukan percakapan yang layak dengan Rinka.

“Bagiku….. Jika aku bisa berteman dengan Rin―― dengan Mizuki-san, maka…”

“Hmm. Yah, Rinka-ku sangat imut dan seorang Idol, ya.”

“Bukan itu maksudku. Bahkan jika Mizuki-san adalah seorang Idol atau bukan, aku yakin aku akan tetap berada di sini.”

Aku tidak ingin menyangkal satu hal ini.

Meskipun aku harus mengakui bahwa aku mempertanyakan cara berpikir Rinka yang berlebihan, tahun-tahun yang dihabiskan Kazu dan Rin bersama adalah nyata.

Ini bukan ikatan yang dapat dengan mudah memudar oleh informasi nyata.

“Kazuto-kun…”

Aku bisa merasakan perasaan yang mirip dengan rasa bahagia dari Rinka, yang duduk di sebelahku.

….. Mungkin aku mengatakan sesuatu yang sangat memalukan?

“Hmm. Yah, aku tidak tahu seperti apa dunia game online itu…… tapi sepertinya kau cukup serius.”

Kasumi-san mengangguk seolah dia yakin sambil melipat tangannya.

“Onee-chan. Jika Kazuto-kun tidak ada, aku tidak akan bisa terus menjadi Idol. Jadi……”

“Begitu?”

“Bisakah Onee-chan mengakui hubungan kita?”

“…Hubungan suami-istrimu?”

“Iya.”

….. Hmm?

Aku bahkan tidak ingat kita resmi berpacaran, apalagi menjadi pasangan……

Tidak, tapi aku punya firasat bahwa kakak perempuan yang tampak lugas ini akan berkata, “Jangan mengatakan hal-hal bodoh!” dan menolaknya.

“Mau bagaimana lagi. Mari kita akui dengan kekuasaan ku sebagai Kakak!”

Eh, kau benar-benar mengakuinya?

Apa yang terjadi dengan intimidasimu sebelumnya?

“Onee-chan …… Terima kasih.”

“Yah, daripada memberikan Rinka kepada pria gak jelas, lebih baik memberikannya kepada pria tampan yang rendah hati di sana.”

“P-Pria tampan, aku tidak seperti itu……”

Aku cepat-cepat menyangkalnya.

Melihatku seperti itu, Kasumi-san menyeringai.

“Ara, kau sangat rendah hati. kau memang tidak terlihat seperti tipe orang yang akan menarik banyak perhatian, tapi aku sudah melihat bahwa kau adalah pria yang cukup populer. kau sepertinya memiliki kepribadian yang dapat jelas mengekspresikan pendapatmu sendiri.”

“Itu…… Tidak, itu tidak benar. Tapi, bukankah tidak baik bagi Idol populer seperti Rinka untuk berkencan dengan seorang pria, bukan?”

“Memang. Tapi, kau tahu, setiap Idol berkencan dengan pria secara rahasia. Dalam kasus terburuk, mereka memiliki hubungan fisik dengan banyak pria, termasuk manajer mereka.”

Sungguh kisah yang menghancurkan mimpi…

Aku tercengang, tapi aku berkata kembali.

“Awalnya kau juga berpikir negatif tentang hal itu, kan, Kasumi-san? Kurasa kau pernah berkata, ‘Apa yang akan kau lakukan jika kau membuat semua orang dalam masalah?’ atau semacam itu.”

“Ah, itu hanya akting”

“A-Akting?”

“Yah, kau tahu, aku merindukan hal semacam itu. Ketika anak perempuan membawa pasangan nya pulang, sang ayah merasa ingin membalik meja dengan marah, kan? Aah~ Aku selalu ingin melakukan hal seperti itu..”

“…..”

Kasumi-san tertawa bahagia.

Wanita seperti apa dia ini!

“Biasanya tidak mungkin bagi Rinka, yang sulit berteman bahkan dengan pria lain.  untuk membawa pulang anak laki-laki. Jadi, ini adalah kesempatan pertama dan terakhir yang kumiliki.”

“…Jika publik mengetahui hubungannya denganku, kurasa dia tidak akan bisa terus menjadi Idol.”

“Tidak apa-apa. Dia sudah bekerja cukup keras. Sekarang dia harus menemukan kebahagiaannya sendiri sebagai seorang gadis.”

“……”

Ini cara yang tepat untuk mengatakannya, namun juga memikirkan kebahagiaan Rinka.

“Aku senang kakakku mengatakan itu, tapi aku tidak ingin menimbulkan masalah bagi semua orang di Star☆Mines . Jadi, bisakah onee-chan merahasiakannya.”

“Tentu saja. Mereka juga gadis yang baik. Meski populer, mereka tidak terbawa suasana.”

Sepertinya Kasumi-san sudah bertemu dengan anggota Star☆Mines .

Yah, tidak ada yang aneh tentang itu.

“Kurasa kita sudah selesai di sini. Jadi, Ayanokouji Kazuto-kun…”

“Y-Ya?”

Kasumi-san dengan senyum penuh arti menatap kami.

“Selanjutnya… ayo kita menyapa ibu kami.”

…… Serius.

Tidak mungkin lagi untuk mengatakan bahwa Rinka dan aku tidak resmi berpacaran.

Aku merasa bahwa rintangan yang kulalui dengan cepat menghilang.

Comments

3 responses to “My Wife in The Web Game is a Popular Idol Chapter 16 Bahasa Indonesia”

  1. CONGRATS, Anda lolos seleksi 😀

  2. Koyuki husband says:

    Njir bertahap dalam sehari :v

  3. Tukang Bakso Bawa HT says:

    Dah Lah, Dah Lah, Dah Lah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *